Palembang, Wartasumselbabel.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima jajaran PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (20/5).
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang diproyeksikan menjadi gerbang ekspor baru Sumsel sekaligus solusi mengurangi kepadatan lalu lintas logistik di Kota Palembang.
Dalam pertemuan itu, Herman Deru menyambut baik komitmen Pelindo dalam mendukung pembangunan pelabuhan strategis tersebut. Menurutnya, keberadaan Pelabuhan Tanjung Carat tidak hanya bernilai ekonomi dan bisnis, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar bagi masyarakat.
“Persoalan kita saat ini adalah padatnya lalu lintas. Kita tidak akan menutup pelabuhan lama, tetapi aktivitas truk angkutan berat di tengah kota harus mulai dibatasi,” ujar Herman Deru.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan mampu membuat aktivitas ekspor dan impor menjadi lebih terintegrasi, efektif, dan efisien. Selain itu, keberadaan pelabuhan baru tersebut juga diyakini dapat mengurangi beban kemacetan lalu lintas di kawasan perkotaan.
Sementara itu, Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Farid Padang mengatakan pihaknya siap mendukung penuh percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang diproyeksikan menjadi pelabuhan internasional dan pusat gerbang ekspor baru di Sumatera Selatan.
Farid menegaskan pembangunan Tanjung Carat bukan untuk mematikan operasional pelabuhan lama seperti Boom Baru maupun Sungai Lais. Menurutnya, pelabuhan yang sudah ada tetap akan difungsikan sebagai feeder dan pendukung aktivitas operasional pelabuhan baru.
“Boom Baru tetap menjadi feeder yang mendukung Tanjung Carat. Pelabuhan lama dan baru harus terintegrasi,” katanya.
Pelindo juga menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai kebutuhan percepatan pembangunan hingga operasional pelabuhan ke depan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Selatan. (hst-red)