Palembang, Wartasumselbabel.com – Sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram @dafityupiter menjadi perbincangan di media sosial setelah menampilkan seorang perempuan yang mengaku berasal dari Bengkulu dan menyampaikan klaim bahwa tanah miliknya diduga diserobot oleh pengusaha Palembang, Simon Wangra.
Dalam video tersebut, perempuan itu menyampaikan pengakuannya secara langsung. Konten tersebut juga menampilkan respons dari kreator konten Dafit Yupiter yang dinilai turut memberikan ruang terhadap penyampaian keluhan tersebut.
Menanggapi beredarnya video itu, Simon Wangra membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Melalui tim kuasa hukumnya, Simon menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan dianggap telah merugikan serta mencemarkan nama baiknya.
Kuasa hukum Simon Wangra menyatakan pihaknya telah memberikan ultimatum kepada pihak yang dinilai menyebarkan tuduhan tersebut agar segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
“Kami meminta pihak yang telah menyebarkan fitnah terhadap klien kami untuk meminta maaf dalam waktu 2 x 24 jam. Apabila tidak diindahkan, kami akan menempuh jalur hukum, baik secara perdata maupun pidana,” ujar kuasa hukum Simon Wangra dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (1/7/2026).
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghimpun informasi dari berbagai pihak, termasuk meminta konfirmasi kepada kreator konten Dafit Yupiter terkait video yang beredar tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila terdapat tanggapan atau perkembangan lebih lanjut. (hst-red)