#kopraljono
PALI | Wartasumselbabel.com – Setiap daerah memiliki jejak sejarah pembangunan, dan bagi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), penyerahan penuh lahan perkantoran kepada pemerintah kabupaten menjadi salah satu momentum penting. Peristiwa ini bukan sekadar tentang sebidang tanah, melainkan simbol harapan, mimpi, dan tekad bersama untuk menghadirkan pusat pemerintahan yang lebih dekat dan lebih bermanfaat bagi rakyat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto bersama Wakil Bupati Iwan Tuaji, langkah tersebut dinilai sebagai bukti nyata bahwa janji pembangunan tidak berhenti pada retorika. Momen bersejarah ini menguatkan keyakinan masyarakat bahwa roda pemerintahan di PALI tengah bergerak menuju pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan bermartabat.
Tokoh masyarakat Penukal, Amerudin Iskandar, yang juga mantan Kepala Desa Mangku Negara Timur, menyebut capaian ini sebagai “angin segar” yang membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Dengan lahan perkantoran yang kini resmi dimiliki pemerintah daerah, kita berharap Bupati Asgianto mampu merealisasikan pembangunan pusat pemerintahan yang representatif, modern, dan terintegrasi. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada pelayanan masyarakat yang lebih cepat, efektif, dan maksimal,” ujarnya.
Menurut Amerudin, di usia ke-12 tahun, Kabupaten PALI sudah sepantasnya memiliki pusat pemerintahan permanen sebagai simbol kemandirian dan kemajuan daerah.
“Ini bukan hanya soal gedung, tapi juga tentang identitas dan wibawa PALI sebagai kabupaten baru yang ingin sejajar dengan daerah lain. Lahan ini adalah modal besar yang harus diwujudkan dengan pembangunan nyata,” tambahnya.
Ia menegaskan, kepemimpinan Asgianto–Iwan Tuaji telah menunjukkan arah perjuangan yang jelas.
“Keseriusan mereka bukan hanya sebatas janji politik. Penyerahan lahan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk membangun PALI dari fondasi yang kokoh. Masyarakat tentu menunggu realisasi pembangunan kantor pemerintahan yang mampu memudahkan akses pelayanan, sekaligus menjadi kebanggaan bersama,” tegas Amerudin.
Harapan besar kini tertumpu pada pembangunan perkantoran baru tersebut. Kehadirannya diyakini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mempercepat laju pembangunan lintas sektor, memperkuat citra Kabupaten PALI, serta menghadirkan pusat aktivitas pemerintahan yang lebih modern, terarah, dan profesional.[red]