Puskesmas Pedamaran Timur Gelar Cek Kesehatan Gratis, Hadiri Groundbreaking Masjid Baitul Muttaqien

Bagikan Berita

PEDAMARAN TIMUR – Puskesmas Pedamaran Timur, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan di luar gedung yang dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Pedamaran Timur, Dina Mardiana, SST., M.Kes, tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, termasuk program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya deteksi dini penyakit dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, layanan CKG melibatkan dr. Irma dan drg. Putri yang didukung oleh Tim Penyakit Tidak Menular (PTM) Puskesmas Pedamaran Timur. Berbagai pemeriksaan kesehatan diberikan secara cuma-cuma guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Dina Mardiana.

Menurutnya, pelayanan kesehatan di luar gedung menjadi salah satu strategi mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada jauh dari fasilitas kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, jajaran Puskesmas Pedamaran Timur turut menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Muttaqien di Desa Gading Raja, Kecamatan Pedamaran Timur, yang dihadiri langsung oleh Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Muchendi mengingatkan bahwa semangat membangun masjid harus diiringi dengan komitmen untuk memakmurkannya.

“Semangat membangun masjid harus sejalan dengan semangat memakmurkannya. Setelah berdiri nanti, masjid harus hidup dengan salat berjamaah, pengajian, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya,” kata Muchendi.

Ia mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Gading Raja yang secara swadaya memulai pembangunan rumah ibadah tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan masjid tidak hanya ditentukan oleh kemegahan bangunan, tetapi juga oleh aktivitas keagamaan yang tumbuh dan berkembang di dalamnya.

Muchendi juga berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Pedamaran Timur dapat turut berpartisipasi membantu percepatan pembangunan masjid melalui dukungan sosial dan kemasyarakatan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baitul Muttaqien, Ahmad Jailani, menjelaskan bahwa pembangunan masjid baru dilakukan karena masjid lama sudah tidak mampu lagi menampung jamaah, terutama saat Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, dan bulan suci Ramadan.

“Selama tiga tahun terakhir kami menghimpun dana dari masyarakat. Alhamdulillah hari ini pembangunan dapat dimulai,” ujarnya.

Hingga saat ini, panitia telah mengumpulkan dana sekitar Rp300 juta dari infak masyarakat serta bantuan material berupa pasir, semen, dan besi dari para dermawan. Untuk tahap awal pembangunan hingga berdirinya tiang utama masjid, diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp550 juta.

Kepala Desa Gading Raja, Budiyanto, mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi melalui sumbangan dana maupun tenaga gotong royong agar pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai harapan.

Melalui pelayanan kesehatan yang berkesinambungan serta dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, Puskesmas Pedamaran Timur berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Sesuai motto pelayanan yang diusung, “Kesehatan Anda Prioritas Kami,” Puskesmas Pedamaran Timur berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

(Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *