BANYUASIN, Wartasumselbabel.com – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) X Banyuasin menggelar reses masa sidang VI di Desa Mainan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan reses tersebut dihadiri masyarakat Desa Mainan, Desa Talang Kemang, serta warga dari sejumlah desa di sekitarnya. Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur hingga persoalan perkebunan.
Tokoh masyarakat Desa Mainan, Madi, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan segera memperbaiki kondisi Jalan Lintas Palembang–Betung yang dinilai membutuhkan penanganan serius.
Selain itu, warga juga mendesak DPRD Sumsel untuk mendorong tindak lanjut atas rekomendasi Komisi II DPR RI dan Pansus Perkebunan DPRD Sumatera Selatan terkait penutupan izin PT Melania.
Senada dengan itu, Wasito, perwakilan masyarakat Desa Talang Kemang, meminta agar izin PT Melania dicabut dan dugaan berbagai pelanggaran hukum yang dilakukan perusahaan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menyinggung dugaan penggelapan iuran BPJS Ketenagakerjaan senilai sekitar Rp3,7 miliar yang disebutkan dalam rekomendasi Pansus Perkebunan DPRD Sumatera Selatan.
Aspirasi serupa juga disampaikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Sembawa. Ia menegaskan masyarakat Desa Mainan berharap pemerintah segera merealisasikan penutupan operasional PT Melania sesuai rekomendasi yang telah dikeluarkan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, anggota DPRD Sumatera Selatan Muhammad Ridho dan Ade Pramanja menyatakan siap memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat, baik terkait pembangunan infrastruktur maupun tindak lanjut persoalan PT Melania, serta mendorong pelaksanaan pembangunan secara bertahap sesuai kewenangan yang ada. (hst-red)