Wagub Sumsel Ajak Masyarakat Bangga dengan Budaya Daerah di Festival Sriwijaya XXXIV

Bagikan Berita

Palembang, Wartasumselbabel.com – Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mengajak masyarakat menjadikan Festival Sriwijaya sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah serta memperkuat pelestarian warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Cik Ujang saat membuka secara resmi Festival Sriwijaya XXXIV Tahun 2026 di Kompleks Dekranasda Palembang, Jumat (15/5/2026). Festival budaya tahunan tersebut digelar selama tiga hari hingga 17 Mei 2026.

“Festival Sriwijaya bukan sekadar hiburan budaya, tetapi menjadi sarana mempererat persatuan sekaligus menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Selatan kepada generasi muda,” ujar Cik Ujang.
Setelah 34 tahun menjadi bagian dari perjalanan budaya Sumatera Selatan, Festival Sriwijaya kembali hadir membawa semangat baru dalam pelestarian seni, budaya, dan sejarah daerah.

Festival tahun ini menghadirkan pertunjukan seni budaya dari seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan yang menyatukan keberagaman tradisi dalam satu panggung budaya. Beragam penampilan tari daerah, musik etnik, teater budaya, hingga pameran UMKM dan kuliner khas daerah turut memeriahkan festival yang dipadati ribuan pengunjung sejak hari pertama pembukaan.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan seni Dul Muluk yang menghadirkan komedian nasional Jarwo Kwat dan Cing Abdel. Kolaborasi komedi dan seni tradisional khas Palembang tersebut sukses menghibur masyarakat sekaligus memperkenalkan budaya lokal dengan pendekatan yang lebih dekat kepada generasi muda.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Rudi Irawan, mengatakan Festival Sriwijaya bukan hanya agenda tahunan, melainkan ruang besar untuk memperkuat identitas budaya Sumatera Selatan.

“Festival Sriwijaya menjadi wadah untuk merawat budaya dan sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan seluruh daerah di Sumatera Selatan menjadi bukti bahwa semangat pelestarian budaya terus tumbuh di tengah masyarakat.

Festival Sriwijaya tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Sumatera Selatan ke-80. Momentum tersebut menjadi simbol kebangkitan budaya daerah sekaligus penguatan jati diri masyarakat Sumsel.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Nova Arisne, mengapresiasi konsistensi Festival Sriwijaya yang kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) selama enam tahun berturut-turut.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa Festival Sriwijaya memiliki kekuatan budaya yang mampu bersaing di tingkat nasional serta memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Festival Sriwijaya memiliki karakter budaya yang kuat, tata kelola penyelenggaraan yang baik, dan terus berkembang menjadi event budaya unggulan Indonesia,” katanya. (hst-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *