#kopraljono
PALI, |Wartasumselbabel.com — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati PALI, H. Asgianto, S.T., dalam Rapat Paripurna ke-7 DPRD Kabupaten PALI Tahun Sidang 2025, yang digelar pada Senin (30/6/2025), dengan agenda utama pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, S.H., didampingi Wakil Ketua I, H. Kristian, S.M., dan Wakil Ketua II, Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, seluruh anggota DPRD, dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.
Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya pada dua agenda paripurna sebelumnya, yang disebabkan oleh tugas dinas yang tidak dapat ditinggalkan. Namun, di momen tersebut, ia langsung mengulas sejumlah capaian strategis yang berhasil diraih dalam empat bulan awal kepemimpinannya.
Salah satu capaian paling menonjol adalah keberhasilan Pemkab PALI dalam menjaring suntikan dana pembangunan dari pemerintah pusat dan provinsi, dengan total nilai yang melampaui Rp200 miliar. Dana ini diperoleh melalui kerja sama intensif dan komunikasi aktif dengan berbagai pihak.
“Kita berhasil mendapatkan Rp150 miliar dari Kementerian Kesehatan untuk peningkatan infrastruktur Rumah Sakit, Rp20 miliar untuk pengadaan alat kesehatan, Rp20 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk penguatan PDAM, serta bantuan langsung dari Gubernur Sumsel sebesar Rp47 miliar,” terang Bupati Asgianto, yang langsung disambut tepuk tangan dan apresiasi dari peserta rapat.
Dana-dana tersebut diarahkan untuk membiayai berbagai program prioritas, terutama di sektor kesehatan dan penyediaan air bersih, yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Suntikan dana ini juga menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten PALI mampu menarik kepercayaan dari pemerintah pusat dan provinsi, serta menunjukkan performa yang akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan daerah.
Bupati Asgianto juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat proses pembangunan, termasuk mendukung upaya penataan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja.
“Masa kerja kami baru berlangsung empat bulan. Untuk merombak struktur birokrasi secara menyeluruh masih memerlukan waktu. Namun, setelah delapan bulan, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh dan penerapan meritokrasi demi pelayanan publik yang lebih efisien dan berkualitas,” ujarnya.
Rapat Paripurna ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun PALI yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera. Keberhasilan mendapatkan suntikan dana ratusan miliar menjadi tonggak awal dari langkah-langkah strategis Pemkab PALI dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif, Pemkab PALI optimistis dapat menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan hingga ke pelosok desa. PALI kini menatap masa depan dengan keyakinan: menjadi kabupaten yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi.[red]