#kopraljono

PALI |wartasumselbabel.com – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mencatat sejarah baru dengan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI). Acara ini menjadi momentum penting dalam mengembalikan peran masjid sebagai pusat peradaban, sekaligus langkah strategis untuk memaksimalkan kontribusi generasi muda dalam memakmurkan masjid.
Musda yang berlangsung pada Jumat (10/1/2025) di Gedung Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten PALI ini mengusung tema besar, “Mengembalikan Masjid Sebagai Pusat Peradaban”. Tema ini mencerminkan komitmen PRIMA DMI untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Pimpinan Wilayah PRIMA DMI Sumatera Selatan, Ust. Asmuni FF., M.Pd.I., perwakilan Kepala Kementerian Agama Kabupaten PALI, H. Ayubi, S.Pd.I., M.Pd., serta pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten PALI, Asgianto, S.T. – Iwan Tuaji, S.H., yang diwakili oleh Wakil Bupati terpilih, Iwan Tuaji, S.H. Kehadiran para tokoh ini memberikan dukungan moral dan semangat kepada seluruh peserta Musda.

Dalam pemilihan kepengurusan baru, Puput W. Purnomo, S.H., C.Med., terpilih sebagai Ketua PRIMA DMI Kabupaten PALI untuk masa bakti 2025-2028. Dalam sambutannya, Puput mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, serta harapan besar untuk membawa PRIMA DMI Kabupaten PALI menjadi organisasi yang progresif dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Musda ini adalah langkah awal yang sangat penting bagi kita semua. Dengan dukungan berbagai pihak, saya optimis PRIMA DMI Kabupaten PALI dapat berkontribusi nyata dalam memakmurkan masjid dan mengembalikan perannya sebagai pusat peradaban,” ujar Puput.
Ia juga menegaskan bahwa fokus utama PRIMA DMI PALI adalah memberdayakan generasi muda agar lebih mencintai masjid dan aktif dalam berbagai kegiatan. “Kami ingin menciptakan generasi muda yang religius, berpendidikan, dan memiliki semangat tinggi untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Puput menyatakan bahwa PRIMA DMI PALI akan bersinergi dengan program Pemerintah Daerah, salah satunya mendukung gerakan penghapusan buta baca tulis Al-Qur’an di Kabupaten PALI. Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi Al-Qur’an di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai salah satu bentuk nyata peran masjid dalam membangun peradaban.
Di akhir sambutannya, Puput menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya Musda ini. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ini adalah langkah awal kita bersama untuk menciptakan perubahan yang lebih baik,” tutupnya.

Musda I PRIMA DMI Kabupaten PALI menjadi tonggak sejarah yang menandai awal baru dalam perjalanan organisasi ini. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antara masjid, masyarakat, dan pemerintah, diharapkan masjid kembali menjadi pusat peradaban yang mampu mencetak generasi muda berakhlak mulia, religius, dan berdaya saing tinggi.[red]