#kopraljono
PALI | WartasumselBabel com – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas dan aksesibilitas ketenagakerjaan bagi masyarakat. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pemkab PALI menggelar Sosialisasi Program Penempatan Tenaga Kerja dan Pelayanan Antar Kerja Terpadu yang berlangsung di Aula The Star Caffe Beracung, Pendopo Talang Ubi, Rabu (12/11/2025).
Acara yang dirancang untuk memperluas wawasan dan kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, S.H. Kehadiran beliau menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat jembatan antara pencari kerja dengan dunia usaha dan industri.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati PALI menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memastikan kesempatan kerja dapat diakses lebih merata dan inklusif.
“Pemerintah Kabupaten PALI berkomitmen menghadirkan layanan yang memudahkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menemukan peluang kerja sesuai kompetensi dan kebutuhan pasar. Penempatan tenaga kerja yang tepat dan terukur adalah bagian dari upaya kami menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing,” tegas Iwan Tuaji.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti para pemangku kepentingan bidang ketenagakerjaan dan pelajar dari lima sekolah di Kecamatan Talang Ubi. Melalui forum ini, peserta diperkenalkan pada berbagai mekanisme layanan antar kerja terpadu serta cara mengakses informasi lowongan kerja secara cepat, tepat, dan terstruktur.
Kepala Disnakertrans PALI, Ir. H. Endang Silparensi, M.T., menjelaskan bahwa layanan antar kerja terpadu merupakan sistem penempatan tenaga kerja berbasis data yang memadukan kebutuhan pasar kerja dengan kompetensi pencari kerja.
“Kami ingin membekali para peserta dengan pemahaman tentang pentingnya data, kesiapan kompetensi, serta peluang usaha dan pekerjaan yang tersedia. Melalui sistem ini, masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan kerja secara akurat dan transparan,” ujarnya.
Endang menambahkan bahwa sosialisasi ini juga menjadi momentum penting membangun sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan berkelanjutan.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian bagi generasi muda PALI untuk terus mengembangkan potensi diri. Dengan dukungan sistem layanan antar kerja terpadu, Disnakertrans PALI meyakini akan lahir tenaga kerja lokal yang kompeten, produktif, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Melalui langkah konkret ini, Pemkab PALI menunjukkan komitmen kuat untuk terus memperluas akses kerja, memperkuat kualitas SDM daerah, dan membuka ruang peluang bagi masyarakat Bumi Serepat Serasan menuju masa depan yang lebih cerah.[adv]