Bupati OKI Tegaskan ASN Harus Berdampak Nyata, Stop Mentalitas “CEO Menyamar”

Bagikan Berita

Kayuagung, Wartasumselbabel.com –Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki, menegaskan bahwa kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta meninggalkan mentalitas “CEO menyamar”.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel bulanan di halaman Kantor Bupati OKI, Senin (30/3).

Dalam arahannya, Muchendi mengapresiasi tingkat kehadiran ASN pada hari pertama kerja pasca libur Lebaran yang mencapai lebih dari 90 persen. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan semangat kerja yang harus terus dipertahankan.

“Saya sangat mengapresiasi ASN yang tetap semangat bekerja setelah libur Lebaran. Kedisiplinan ini harus terus dipertahankan, seiring dengan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Muchendi.

Meski demikian, ia juga menyoroti masih adanya oknum ASN yang menunjukkan perilaku tidak profesional. Muchendi menyebut perilaku tersebut sebagai “CEO menyamar”, yakni pegawai yang hadir hanya untuk absensi namun tidak menjalankan tugas secara optimal karena lebih mengurus kepentingan pribadi.

“Saya minta tidak ada lagi ASN yang menjadi ‘CEO menyamar’. Jadilah pegawai yang dapat diandalkan, mampu menyelesaikan tugas dengan baik, dan berkontribusi nyata bagi negara serta masyarakat,” tegasnya.

Muchendi menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten OKI tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kerja sama dan sinergi seluruh jajaran ASN.

“Keberhasilan pembangunan adalah hasil kerja kolektif, bukan individu. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan cita-cita pembangunan daerah,” ungkapnya.

Selain menekankan soal kinerja, Muchendi juga mengingatkan pentingnya menjaga penampilan dan kerapian sebagai bagian dari kewibawaan ASN sebagai pelayan publik. Menurutnya, sikap profesional tidak hanya tercermin dari hasil kerja, tetapi juga dari cara berpakaian dan membawa diri di hadapan masyarakat.

“Penampilan itu penting. Sebagai pelayan publik, kita harus menunjukkan sikap yang rapi dan berwibawa agar masyarakat merasa dihormati dan percaya,” tutupnya.

(Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *