#kopraljono
PALI |WARTASUMSELBABEL.com — Memasuki usia ke-13 tahun, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menapaki fase penting dalam perjalanan pembangunannya. Momentum hari jadi ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi titik refleksi sekaligus pijakan untuk menata masa depan daerah agar semakin maju, terdepan, dan membanggakan bagi seluruh masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan oleh tokoh masyarakat PALI, H. Eftiyani, SH, saat menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten PALI. Ia menegaskan bahwa usia ke-13 merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah secara berkelanjutan.
Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.
“Momentum ini merupakan wujud kebersamaan dalam menata Kabupaten PALI ke arah yang lebih baik. Setiap elemen memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan daerah yang kita cintai ini,” ujar politikus Partai Golkar tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten PALI yang terus membuka ruang silaturahmi dan komunikasi dengan para tokoh masyarakat, sesepuh, serta seluruh lapisan warga. Hal ini dinilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan merata.
Dalam kesempatan tersebut, H. Eftiyani turut menyampaikan pesan kepada Bupati PALI, Asgianto, ST, agar tetap semangat dalam memimpin pembangunan daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin erat, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata.
“Teruslah menjalin kedekatan dengan masyarakat, dengarkan aspirasi mereka, dan bangun kolaborasi yang kuat. Dengan kebersamaan, PALI akan mampu tumbuh menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.
Peringatan HUT ke-13 ini pun menjadi simbol semangat baru bagi Kabupaten PALI untuk melangkah lebih jauh. Dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, harapan besar tertumpu pada terwujudnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan dan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga diyakini akan menjadi kunci utama dalam menata Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir sebagai daerah yang unggul, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan bersama.[red]