OGAN ILIR, |WARTASUMSELBABEL.com— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ogan Ilir sukses menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-IV yang bertempat di Gedung Pendopo KPT Tanjung Senai, Ogan Ilir. Forum tertinggi di tingkat cabang ini mengusung tema “Api Perjuangan Tak Kunjung Padam: Membentuk Nahkoda Baru GMNI Ogan Ilir dalam Bingkai Gotong Royong” sebagai pijakan arah gerak organisasi ke depan, Minggu 26 April 2026.
Konfercab ini menjadi momen krusial bagi GMNI Ogan Ilir untuk melakukan evaluasi periodik serta menentukan nakhoda baru yang akan memimpin organisasi. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPD Persatuan Alumni (PA) GMNI Sumatera Selatan, Bapak Dr. H.M. Giri Ramanda Kiemas, S.E., M.M., Bendahara Umum DPP GMNI, Bung Ershandy Santoso, serta Wakapolsek Ogan Ilir, Bapak Ipda Priono. Hadir pula perwakilan Forkomcab Sumatera Selatan, Bung Ahmad Ferli , jajaran organisasi Cipayung, serta seluruh kader GMNI se-Ogan Ilir.
Rangkaian acara diawali dengan laporan pertanggungjawaban dari Ketua Pelaksana, Bung Marfal Setiawan , dilanjutkan dengan serangkaian sambutan formal. Kemeriahan acara juga diwarnai dengan penampilan seni Tari Tanggai serta atraksi Pencak Silat dari UKM Bela Diri Universitas Sriwijaya.
Ketua DPC GMNI Ogan Ilir periode 2023-2026, Bung Samuel Rio Andreas Nainggolan, S.H., dalam pidatonya menekankan bahwa Konfercab adalah ruang untuk memperkuat nilai Marhaenisme.
“Konfercab bukan sekadar pergantian wajah kepemimpinan, melainkan penguatan nilai-nilai perjuangan agar GMNI terus menjadi garda terdepan dalam membela hak-hak rakyat,” tegasnya.
Setelah melalui proses persidangan yang dinamis dan demokratis, forum Konfercab IV akhirnya secara resmi menetapkan Bung Galih Hardiansyah sebagai Ketua DPC GMNI Ogan Ilir dan Sarinah Eka Yuliana sebagai Sekretaris untuk periode amanah mendatang.
Puncak seremoni ditandai dengan prosesi pembukaan resmi yang dilakukan secara simbolis oleh jajaran pimpinan di atas panggung. Acara yang dipandu oleh Tazkiyah Aprilia selaku Master of Ceremony ini ditutup dengan semangat persatuan melalui pekik perjuangan:
“Salam Pejuang Pemikir, Pemikir Pejuang! Merdeka! GMNI Jaya! Marhaen Menang!”.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, GMNI Ogan Ilir diharapkan mampu membawa inovasi dan sinergi yang lebih kuat dalam bingkai gotong royong untuk pengabdian kepada bangsa dan negara. [red]