MUARA ENIM, Wartasumselbabel.com – Pemkab Muara Enim melalui Dinas Perkebunan menyiagakan lima unit ekskavator untuk membantu masyarakat membuka dan meratakan lahan perkebunan tanpa menggunakan metode pembakaran.
Bantuan alat berat tersebut disebar di lima wilayah berdasarkan daerah pemilihan (dapil) sebagai bagian dari upaya mencegah dan mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ekskavator diserahkan secara simbolis oleh Plt Bupati Muara Enim Sumarni kepada Camat Rambang Niru di Desa Manunggal Makmur, akhir Juli 2026.
Sumarni mengatakan, penyediaan alat berat merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk membantu masyarakat sekaligus mencegah munculnya titik panas (hotspot).
“Pencegahan karhutla harus dilakukan sejak dini. Tidak cukup hanya dengan imbauan, tetapi harus disertai fasilitas nyata yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Sumarni.
Masyarakat dapat memanfaatkan ekskavator tersebut secara gratis melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. Pemkab juga berencana menambah jumlah unit pada tahun anggaran mendatang agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak wilayah.
Selain itu, BPBD Muara Enim telah menetapkan status siaga darurat dan mengaktifkan posko di sejumlah wilayah rawan karhutla, termasuk Gelumbang, Sungai Rotan dan Muara Belida.